intellectual property.

you are welcome to look, read, study, and learn. you are welcome to link/share it. you are welcome to quote or rewrite some of my post, but please don't forget to mention me/link my site.
but you are not allowed and please don't take any of images (with or without watermark) from this site without my permission.

Monday, July 6, 2015

Buber tahunan Poyeng Family 2015

Semakin bertambah tahun semakin banyak pula anggota keluarga Poyeng seiring keluar dan masuknya parttimer baru. Sehingga, bisa ngumpulin 17 orang dalam satu kali waktu buka bersama (buber) itu sudah merupakan prestasi yang wow!

Tahun ini buber engga dilakukan di restoran seperti tahun-tahun sebelumnya, tapi karena owner Poyeng baru pindah kontrakan rumah, sekalian saja open house rumah baru. 29 Juni 2015, buber yang semi potluck ini berakhir dengan sukses!! Tak disangka orang sebanyak ini bisa muat di dalam rumah kecil yang daerah terbukanya cuma dua ruangan ditambah satu halaman belakang saja.. Dan sangat asyik karena semua sudah saling kenal sehingga sudah santai melakukan apapun.. Semoga tahun-tahun besok bisa berkumpul bersama lagi :D

*poyeng girls
*tongsis + GoPro bikin foto masal kayak gini jadi mungkin :D
(sedikit blur karena malam)

Salam rajut dari Poyeng!

poyenghobby.blogspot.com

Friday, May 29, 2015

Entrepreneurship Bisnis Indonesia 21 Mei 2015

ketika dulu untuk membuat artikel masih sering harus ketemu langsung dan wawancara memakai perekam, sekarang semua bisa dilakukan via email atau telepon. Hal ini membuat jarak antara kantor media dan obyek yang ingin diliput bukan menjadi barrier lagi.

Hal ini juga bikin Poyeng senang, karena keakuratan dari wawancara email jauh lebih tinggi daripada wawancara langsung yang sering kali meleset sampai 50% ketika sudah naik cetak.

Terimakasih sudah menampilkan Poyeng sebagai salah satu konten di rubrik entrepreneur di Bisnis.com :)

Bisnis Indonesia, e-paper. 21 Mei 2015

Monday, March 30, 2015

Product Review : Wool Poyeng

Salah satu penghuni barunya Poyeng yang bahannya beneran dari wool hewan. Tapi karena udah kualitas entah ke berapa, benang wool yang satu ini karakternya kasar dan bukan buat wearable. Tapi... sangat ngganteng dijadiin tas!


Ada dua jenis ketebalan. Sport dan Worsted.

Yang ketebalan worsted, sudah sukses dijadikan tas yang amat ngganteng, dan boneka. (setidaknya yang terdokumentasi)


Wool Poyeng hadir dalam warna-warna natural yang asyik untuk dipadu padankan. Dan dia enak banget di blocking. Cukup dibasahi, dibentang, ditiup-tiup steam sebentar, beres deh. ^ ^


Dapatkan suplai wool Poyengmu di [sini]


Salam rajut

poyenghobby.com
@ajeng_poyeng

Sunday, March 29, 2015

Mengenal Asisten Poyeng : Resti

* postingan ini adalah artikel gaya bercerita yang memang bener-bener dari tangan pertama. :)



Halo, perkenalkan namaku Resti. 23 tahun yang lalu aku lahir di Jakarta tanggal 29 Januari. Aku masih aktif sebagai mahasiswa jurusan Teknologi Industri Pertanian UGM. Juga aktif bekerja di Career Center milik UGM (ECCUGM) sebagai staf admin. 3 hal yang menggambarkan aku adalah open minded, easy going dan active. Aku senang bertemu dengan orang baru, belajar banyak hal baru dan berusaha mengahadapi tantangan yang baru setidap harinya. Namun, ada saat dimana aku punya 'me time' dimana aku cuma mau hang out sama diriku sendiri aja. Selama 'me time', biasanya aku menghibur diriku dengan membaca komik dan menonton serial Korea - Jepang.

Oiya, awal aku tertarik mendalami crafting, khususnya crocheting dan knitting, dimulai karena kebosanan. Pada 2013, aku berkesempatan sekolah di Universitas Kochi, Jepang dalam program pertukaran pelajar. Cukup bosan dengan rutinitas sekolah, lalu aku window shopping di distrik sekitar asrama. Secara kebetulan, entah magnet apa yang menarikku masuk ke toko craft. Di sana ada beberapa nenek yang sedang merajut dan merenda. Aku tertarik untuk mencoba aktivitas itu.
Sepertinya menarik ! Akhirnya aku pun jatuh cinta, walaupun sulit dan ada gap bahasa yang harus ku lalui selama belajar.

Setelah pulang ke Yogyakarta, aku browsing toko yang menjual benang dan alat rajut. Ada satu toko yang unik, menurutku, karena selain menjual benang, di toko ini kita bisa sharing dan konsul tanpa dikenakan biaya tentang proyek rajut yang sedang kita kerjakan. That was Poyeng ! Di minggu terakhir Januari 2014, aku berkunjung ke Poyeng dan tercantum lowongan kerja untuk part-timer.

Dari situ, aku kirim CV dan portofolio hasil rajutanku ke email pemilik Poyeng. Ga nyangka, aku di sms pemilik. Poyeng dan diundang interview, horeeeee ! Aku diterima sebagai part-timer di Poyeng dan resmi mulai 'kongkow rutin' pada minggu terakhir di bulan Maret. Tak terasa sudah 1 tahun lebih aku jadi bagian dari Poyeng. Aku suka iklim kerja di Poyeng yang kekeluargaan, jadi aku merasa hampir tidak ada persaingan diantara part-timer lainnya. Kita ketawa bareng, curhat bareng, makan bareng, bahkan sempet tidur bareng juga. Mereka menjadi salah satu kepingan dalam kisah hidup rantauku, #ciyeeeee~

Bekerja di Poyeng menjadi hal yang membuatku berkembang secara profesional dan personal. Aku banyak belajar teknik - teknik knitting dan crocheting. Teman - teman part timer tidak pelit berbagi ilmu denganku yang masih novice ini. Proyek rajutan yang ku kerjakan juga tidak melulu satu macam.

Karakter pelanggan Poyeng yang beragam membuatku belajar menyesuaikan diri dan mengaktualisasikan diri menjadi lebih baik, juga membuatku belajar berkomunikasi yang efektif dengan lawan bicara dari latar belakang yang berbeda-beda. Aku yakin suatu hari Poyeng bisa jadi salah satu tren dalam dunia usaha craft di Indonesia, tak hanya di Yogyakarta, dengan harapan Poyeng mampu membuka cabang di daerah yang lain. Amiiiin !

Satu hal yang aku kutip dari unknown quote, 'good thing takes time', and yeep indeed ! Good thing isn't always starting well. Godspeed Poyeng !

Apa kata Resti tentang owner Poyeng :

Mba ajeng : she's like firework ! Spontan tapi menarik untuk diamati hohoho~Kalo JLo mengasuransikan bokongnya karena saking berharganya, aku menyarankan mba Ajeng untuk mengasuransikan kedua tangannya. Banyak karya yang dihasilkan mba Ajeng. Dia seniman multitalent. Cukup dengan tutorial atau DIY (do it yourself) project, mba Ajeng berkreasi dengan caranya sendiri.

Mas bas : Dia itu atasan kerja yang usil yang pernah ku temui hehehe~Senang pernah bekerja untuknya. Aku tidak merasa terbebani atas kerjaan yang diberikan olehnya.


Apa kata asisten lain tentang Resti :

Ria
salah satu temen deket dan berbagi cerita juga selain wina. Karena seumuran dan seangkatan juga. 11/12 sama aku, ceplas ceplos dan ibu pejabat selain aku. Haha. Aslinya crocheter, suka bikin amigurumi, tapi aku belom dbikinin sampe sekarang. Wkwkwk
Annis
nah dia kelihatan banget paling moody mungkin yang lain juga sih, tapi kalo dia paling keliatan.
Aya
Resti entah kenapa selalu terlihat sibuk dengan jadwal ini itu.. Mungkin status “ibu pejabat” yang tadinya dipegang Ria dilimpahin aja ke dia.. :p
Wina
Resti ituu orang yang aman kalo dimintain pendapat karena biasanya jawab apa adanya. Hard worker dan suka bikin jaringan macam laba-laba. Kenalannya adaaa aja dimana-mana. kadang aku heran, dia sering dapet info-info dari yang normal sampe yang aneh yang aku ga paham itu asalnya dari mana. Kalo Resti ga kedengeran suaranya lagi, biasanya dia udah pegang gadget dan utek-utek sosmed atau grup. Aku sayang banget sama Resti kalo dia udah chat, “Aku mau mampir geprekan trus moyeng.ada yang mau nitip??” :D.
Irin
kebalikan dari anis, dia yang paling sedikit jadwal nya harus "duet" sama aku. ibu pejabat ke 2 setelah ria, (jadwal meeting luar poyeng nya puadeeet). mungkin kalo orang pertama kali belajar sama dia,pasti mikir "wah mba nya galak banget", padahal itu asli suara biasa bukan marah2 ato emosi. and dia penyanyang anak kecilll :D
mba Poyeng
asisten paling terakhir di Poyeng ini multilingual! Suka parttime dimana-mana dan juga paling hobi bikin foto narsis (juga dimana-mana). Anak betawi yang nada bicaranya kalo belum kenal bisa dikira galak, tapi kalo mau bisa juga pakai nada manis ala customer service. Kakinya kecil karena kemana-mana naik sepeda terus. Suka bikinin mamanya rajutan meskipun kadang sama mamanya dilegoin lagi :p


Sponsored Video : Udah lama ngga curhat sama ibu?

Related Posts with Thumbnails